Senin, 27 Januari 2014

FORTUNE COOKIES IN LOVE


Seorang gadis manis terlihat sedang mengantarkan pesanan kepada pelanggan kafe Fortune Cookies. Dia terlihat ramah kepada para pelanggan kafe tersebut. Gadis itu bernama Bella Chintya. Bella adalah seorang mahasiswa yang bekerja paruh waktu sebagai waitress di kafe itu. Bella itu sosok wanita yang murah senyum, baik dan manis.
            “Ini pesanannya Bapak, Ibu. Silahkan menikmati,” kata Bella sambil meletakkan pesanan itu di atas meja dengan memamerkan senyumnya yang indah.
            “Terima kasih,” kata Bapak itu. Bella hanya tersenyum dan berlalu dari hadapan Bapak dan Ibu itu.

Selasa, 07 Januari 2014

AKU, IBUKU DAN IMPIANKU


Namaku Sita, aku adalah seorang karyawati di perusahaan swasta. Umurku 22 tahun, aku mempunyai seorang kakak yang sudah menikah. Karena kakakku sudah menikah dan mengikuti suaminya di Jakarta, aku pun tinggal bersama Ibuku di Bandung, sementara Ayahku sudah meninggal ketika aku masih berumur tujuh tahun. Ibu memiliki warung kecil-kecilan, hasilnya pun lumayan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari kami. Setelah lulus SMA, aku tidak melanjutkan pendidikanku sampai perguruan tinggi. Sebenarnya aku ingin melanjutkan pendidikanku ke jenjang bangku kuliah, tapi karena aku tidak ingin lagi memberatkan beban biaya yang harus di tanggung oleh Ibu, akhirnya aku memutuskan untuk mencari pekerjaan. Aku tau penghasilan dari warung itu tidak seberapa dan harus dibagi dua, sebagian dipakai untuk modal lagi jika ada salah satu dagangan yang habis dan sebagian untuk keperluan sehari-hari aku dan Ibuku. Lagipula dengan aku bekerja, aku bisa membantu Ibu untuk memperbesar warung kecil-kecilan milik Ibu dan membiayai kuliahku tahun depan.
            “Maafkan Ibu ya, Sit. Ibu belum bisa biayain kamu kuliah. Kamu sendiri kan tau penghasilan warung harus dipakai modal lagi. Belum lagi barang dagangannya dipakai untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Ibu sebelum aku mendapatkan pekerjaan.