Sabtu, 01 Desember 2012

PAHAT HATI PART 2


Hari ini Farel bangun siang karena libur kuliah. Habis mandi dia langsung ke meja makan buat sarapan.
Mamah dan Bapak Farel lagi tugas di Bandung.
            “Kak Bisma mana bi?”, Tanya Farel kepada bi Inah, asisten rumah tangga di rumah Farel.
            “Ke bandara mas Farel, kan hari ini mas Bisma lagi ada jadwal manggung di Samarinda. Oh iya mas katanya mbak Keisha temennya mas Farel hari ini mau berangkat ke Korea loh mas. Tadi bibi ga sengaja dengerin pembicaraan mas Bisma dan mas Rafael kakaknya Keisha. Jadi mas Bisma sekalian nganter mbak Keisha ke Bandara”, jawab bi Inah.
            “Apa Keisha berangkat sekarang bi?”, Tanya Farel kaget.
            “Iya mas….”, belum sempat bi Inah melanjutkan pembicaraan, Farel udah keluar untuk ke Bandara menemui Keisha.
***

PAHAT HATI PART 1


Keisha sedang berjalan dengan langkah terburu-buru. Saking terburu-burunya ia tidak menyadari bahwa ada seseorang di depannya dan brukk….. Keishapun menabrak orang itu hingga terjatuh.
            “Sory sory gue ga sengaja, lo ga apa-apa kan?”, Tanya Keisha dan membantu orang itu berdiri. Tapi ketika mereka saling beradu pandang…..
            “Lo….”, kata Keisha dan orang itu bersamaan, yang ternyata Farel musuh bebuyutan Keisha sejak SMA.

Jumat, 30 November 2012

MIRACLE OF JOURNEY STORY


Seorang gadis manis terlihat sedang berjalan-jalan dengan langkah terburu-buru sambil membawa setumpuk buku di kedua tangannya. Dan tiba-tiba bruk… ada seseorang menabraknya hingga buku-buku yang ada ditangan gadis itu jatuh berserakan.
“Sory-sory gue ga sengaja, gue bantuin beresin buku-buku lo ya”, kata Rei orang yang menabrak Shilla gadis manis tersebut. Dan Rei pun membantu Shilla membereskan buku-buku yang berjatuhan tersebut. Setelah membereskan buku-buku itu Rei pun memberikan buku yang sudah dibereskannya ke Shilla tapi ketika mata mereka saling beradu pandang….
“Lo….”, kata Shilla dan Rei hampir bersamaan.
“Lo klo jalan itu pake mata dong jangan cuma pake kaki doang, lo ga ngeliat apa ada orang di depan lo. Jangan-jangan mata lo rabun lagi”, kata Shilla ketus.
“Kok lo malah marah-marah sih, lagian gue kan udah minta maaf terus juga gue juga udah bantuin lo beresin buku-buku lo yang jatuh itu bukannya bilang makasih kek, bilang apa kek malah marah-marah”, kata Rei tak kalah ketus.
“Iya terima kasih”, kata Shilla sambil berlalu pergi.
“Dasar cewek aneh”, desis Rei.
***